Postingan

SUPPLAY CHAIN MANAGEMENT

Gambar
Supply Chain Management (Manajemen Rantai Pasokan)  – Dalam Industri Manufakturing, Kegiatan Utamanya adalah mengkonversikan berbagai bahan mentah serta bahan-bahan pendukungnya menjadi barang jadi dan mendistribusikannya kepada pelanggan. Dengan menjalankannya kegiatan tersebut, maka apa yang disebut dengan Supply Chain atau Rantai Pasokan pada dasarnya telah terbentuk. Namun bagi sebuah perusahaan manufakturing, kegiatan Supply chain atau Rantai Pasokan ini perlu dijalankan dengan efektif dan efisien sehingga diperlukan Manajemen yang Profesional dalam pelaksanaannya. Manajemen tersebut biasanya disebut dengan Manajemen Rantai Pasokan atau Supply Chain Management yang sering disingkat dengan singkatan SCM. Jika didefinisikan secara lengkap, maka  Supply Chain Management (SCM)  atau  Manajemen Rantai Pasokan  adalah  serangkaian kegiatan yang meliputi Koordinasi, penjadwalan dan pengendalian terhadap pengadaan, produksi, persediaan dan pengiriman produk ataupun layanan jasa kepa

MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA

Kali ini saya akan menjelaskan mengenai definisi "Manajemen Sumber Daya Manusia". Manajemen Sumber Daya Manusia adalah cara untuk mengatur bagaimana hubungan serta peranan tenaga kerja secara efektif dan efisien sehigga dapat dimaksimalkan untuk mencapai tujuan bersama, baik perusahaan, karyawan maupun masyarakat. Jadi, Manajemen Sumber Daya Manusia digunakan untuk  mengatur manusia, baik dalam organisasi maupun perusahaan. Hal ini sangat penting karena    dalam organisasi atau perusahaan, enaga kerja  manusia yang ada didalamnya menjadi penggerak roda utama. Jika manusianya tidak dapat bekerja sama dan tidak dapat diatur dengan maksimal maka tidak mungkin perusahaan tersebut menjadi kondusif. Manajemen Sumber Daya Manusia memiliki tujuan yaitu untuk meningkatkan produktivitas orang-orang yang ada dalam lingkup wewenangnya (organisasi / perusahaan) dengan berbagai metode yang bertanggung jawab baik secara strategis, sosial dan etika. Berikut fungsi-fungsi dari Manaje

IP ADDRESS dan SUBNETING

Gambar
Halo teman teman! Kali ini saya kembali berbagi ilmu dengan menulis mengenai   IP Address dan Subnetting.   IP Address adalah alamat atau identitas numerik yang diberikan kepada sebuah perangkat komputer agar komputer tersebut dapat berkomunikasi dengan komputer lain. Biasanya, alamat atau identitas tersebut berupa nomor yang terdiri dari 4 blok bilangan desimal yang nilainya terbatas dari angka 0 sampai 255. Disini saya akan menggunakan konsep CIDR ( Classless Inter-Domain Routing) -             Berikut adalah tabel CIDR : Baiklah, kita mulai belajar menghitung saja A. IP ADDRESS C L ASS A SUBNETTING            Berapakah subnet, host pertama, dan broadcast dari IP address 10.0.0.0/18 ? Analisa:     10.0.0.0 berarti kelas A dengan Subnet Mask /18 berarti 11111111.11111111.11000000.00000000 (255.255.192.0). Penghitungan: Subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid.

Software Untuk Proses Bisnis

Gambar
Sebelum ke pembahasanku yaitu mengenai software yang membantu proses bisnis, mari kita lebih dulu mengenal apa itu Proses Bisnis. Proses bisnis adalah sekumpulan perkerjaan atau kativitas yang terstruktur dan saling berkaitan untuk menyelesaikan suatu masalah atau untuk menghasilkan produk ataupun layanan (untuk meraih sebuah tujuan tertentu). Proses bisnis dapat dipecahkan menjadi beberapa subproses yang masih-masih proses memiliki atribut sendiri namun juga memiliki kontribusi untuk mencapai sebuah tujuan dari subprosesnya.Suatu proses bisnis yang baik harus mempunyai tujuan mengefektifkan, mengefisienkan dan meningkatkan produktifitas dari suatu organisasi. Suatu organisasi secara umum tentu saja mempunyai tujuan agar dapat  bertahan hidup selama mungkin dan selalu meningkat kinerja serta produktifitasnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, maka suatu organisasi membutuhkan suatu proses bisnis yang baik untuk mendukung berjalannya organisasi tersebut. Tidak terkecuali